Momentum Sumpah Pemuda, Dua Punggawa Repnas Lumajang Sabet Penghargaan Tingkat Nasional
Lumajang (lumajangsiji.com) – Dua Punggawa Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Lumajang diganjar penghargaan tingkat Nasional. Keduanya memperoleh penghargaan atas inovasi dan kreativitas yang dilakukan selama ini.
Asriafi Ath Thaariq Ketua Repnas Lumajang menorehkan prestasi sangat gemilang di bidang pertanian dan lingkungan. Berapa tidak, Pemuda asli Lumajang ini menjadi otak dibalik Produk pupuk organik inovatif bernama Niki Pupuk Kompos (NPK).
Dengan kerja kerasnya itu, Thaariq menerima Piagam Lencana Satya Inovasi Desa sebagai Juara I Kategori unggulan dalam lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Nusantara XXV 2024 yang diselenggarakan Kementerian Desa (Kemendes) Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia (PDTT RI), lima bulan lalu tepatnya pada bulan Juni.
Namun apresiasi dari Pemkab Lumajang diberikan bertepatan dengan momentum Peringatan Sumpah Pemuda di Alun-alun Lumajang.
Keberhasilan Asriafi Ath Tha’ariq dalam mengembangkan NPK tidak hanya mencerminkan potensi besar pemuda Lumajang, tetapi juga menjadi pemicu inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus berinovasi demi kemajuan bangsa dan lingkungan.
“Dengan adanya solusi inovatif seperti NPK, harapan untuk mengurangi pencemaran dan kerusakan lingkungan semakin terwujud,” terangnya.

Sementara itu, Prestasi gemilang juga ditorehkan Arif Hermawan, pemuda asal Desa Kedungjajang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dimomen hari sumpah pemuda.
Pasalnya, Pengurus Repnas Lumajang ini juga meraih Juara 1 dalam ajang Wirausaha Muda Pemula (WMP) Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI).
Dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda Tahun 2024, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar ajang Wirausaha Muda Pemula (WMP) untuk menilai dan menghargai kontribusi pemuda dalam pembangunan ekonomi.
Arif Hermawan, pemuda asal Desa Kedungjajang Kabupaten Lumajang berhasil meraih Juara 1 dalam ajang tersebut, menunjukkan pentingnya peran pemuda dalam membangun ekonomi nasional.
Arif menyatakan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut. “Saya sangat bersyukur bisa meraih juara ini. Ini bukan hanya prestasi pribadi, tetapi juga untuk seluruh pemuda di Lumajang yang berusaha keras dalam wirausaha,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Arif juga menjelaskan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pemuda dapat berkontribusi signifikan dalam dunia kewirausahaan. Ia mengingat kembali proses seleksi yang ketat, di mana dari ratusan peserta, hanya 30 yang berhasil masuk ke tahap akhir.
“Keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berinovasi dalam usaha saya,” tambahnya.
Pemuda adalah generasi yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi melalui kreativitas dan inovasi. Dengan meraih penghargaan ini, Arif berharap dapat menginspirasi lebih banyak pemuda untuk berpartisipasi aktif dalam kewirausahaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
