DPC HKTI Lumajang : Kontes Domba Piala Bupati Lumajang Dorong Peningkatan Kualitas dan Kesejahteraan Peternak
Lumajang (Lumajangsiji.com) – Persiapan akhir Kontes Domba Piala Bupati Lumajang yang akan diselenggarakan pada pekan pertama bulan Oktober 2025 semakin dimatangkan.
Dalam rapat koordinasi di Aula Pertemuan Kantor Kecamatan Gucialit, Asriafi Ath Tha’ariq, Sekretaris DPC HKTI Lumajang sekaligus Ketua Asosiasi Peternak Domba Lumajang (APDL), menegaskan komitmen untuk menjadikan kontes ini sebagai katalis peningkatan kualitas domba lokal dan kesejahteraan peternak di Kabupaten Lumajang.
Rapat strategis ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Camat Gucialit Siswanto, seluruh Kepala dan Sekretaris Desa se-Kecamatan Gucialit, serta Panitia Pelaksana Kontes Domba Piala Bupati. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi kuat dan komitmen kolektif untuk menyukseskan acara yang diselenggarakan oleh APDL.
Dalam sambutannya, At Thaariq menyampaikan apresiasi tinggi atas antusiasme dan dukungan dari Pemerintah Kecamatan Gucialit dan seluruh perangkat desa.
“Kontes Domba Piala Bupati Lumajang ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama dalam memajukan sektor peternakan domba di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang,” ujar At Thaariq.
“Melalui kontes ini, kami sangat berharap peternak akan semakin termotivasi untuk menghasilkan domba-domba dengan kualitas unggul, sekaligus meningkatkan daya saing produk peternakan lokal kita di pasaran,” tambahnya.
Mengangkat Potensi Domba Lokal: Langkah Awal Pengakuan Domba Ras Gucialit Kontes Domba Piala Bupati Lumajang 2025 juga akan menjadi langkah awal yang signifikan dalam mengangkat potensi domba lokal ras Gucialit.
Sebagai upaya pengakuan, kontes ini membuka kelas khusus untuk domba ras Gucialit. Domba ras Gucialit dikenal di Jawa Timur dan Pulau Jawa sebagai galur khusus, sama seperti popularitas kambing Senduro.
Siswanto, Camat Gucialit menjelaskan bahwa tujuan diadakannya kelas khusus ini adalah untuk membuktikan bahwa domba ras Gucialit layak diakui sebagai galur domba asli Gucialit, Kabupaten Lumajang.
Harapannya, pengakuan ini dapat membuka jalan bagi promosi lebih luas dan peningkatan nilai ekonomis bagi peternak yang memelihara jenis domba ini.
At Thaariq menambahkan, APDL sebagai penyelenggara utama siap memberikan dukungan penuh agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar, tertib, dan mencapai kesuksesan maksimal. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, organisasi peternak, dan masyarakat adalah kunci utama keberhasilan acara ini, yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal dan kesejahteraan para peternak.
Kontes Domba Piala Bupati Lumajang 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai forum edukasi, pertukaran informasi, dan promosi yang efektif bagi peternak serta masyarakat luas.
APDL bersama DPC HKTI Lumajang optimis bahwa acara ini akan memberikan dampak positif yang signifikan dan berkelanjutan bagi kemajuan peternakan domba di Kabupaten Lumajang.
