Menguatkan Lumajang Sebagai Kota Pisang, Petani Melenial Kembangkan Pisang Cavendish
Lumajang (Lumajangsiji.com) – Kabupaten Lumajang yang identik dengan kota pisang mulai populer. Pasalnya, salahsatu produk unggulan yakni pisang varian Cavendish mulai di kembangkan oleh petani.
Sebut saja Jamaluddin, Petani milenial asal Desa Rojopolo, Kecamatan Jatiroto ini mengembangkan pisang varian Cavendish sejak 3 tahun silam, tepatnya tahun 2021.
“Saya mengembangkna pisang cavendish usai pandemi waktu itu,” ujar Jamal, kepada media lumajangsiji.com, Selasa (24/04) siang.
Jamal mengatakan, pihaknya menggeluti perkebunan pisang Cavendish berawal dari ajakan teman. Selanjutnya, kata Jamal, pihaknya memanfaatkan lahan tidak terpakai milik warga di daerah Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono.
“Saya menyewa lahan tidur sekitar 0,5 hektare milik warga untuk di tanami sekitar 1000 bibit pisang cavendish,” ungkapnya.
Dari lahan minim tersebut, keberuntungan terus mengalir, pisang cavendish yang Jamal tanam membuahkan hasil yang cukup menggiurkan.
“Dari hasil keuntungan itu, saya terus menyewa lahan baru, sekarang hampir 13,5 hektare lahan yang ditanami cavendish,” terang Jamal.
Lahan yang luas tersebut, Jamal tidak sendirian. Pihaknya melakukan kemitraan dengan petani sehingga ada nilai pemberdayaan kepada masyarakat. “Kita pakai sistem kemitraan agar ada pemberdayaan kepada masyarakat,” katanya.
Jamal berharap ke depan kemitraan ini terus berkembang sehingga nanti lahan untuk Pisang cavendish terus bertambah.
“Target saya sampai 100 hektare, karena permintaan Pisang cavendish sangat banyak,” pungkasnya.
Sebelumnya, Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni melakukan panen raya Pisang Cavendish di lahan milik Jamaluddin. Indah Wahyuni berharap pertanian pisang cavendish bisa berkembang dan menjadi lokomotif produk unggulan Lumajang.
